Bulan Oktober

Dr. Satiningsih menjelaskan bahwa pencegahan bunuh diri memerlukan dukungan sosial, edukasi, dan deteksi dini sehingga lingkungan kampus bisa menjadi tempat yang aman dan peduli bagi mahasiswa yang tengah menghadapi tekanan psikologis.
Sesi selanjutnya menekankan pentingnya peran teman sebaya sebagai pendamping dan support system dalam menghadapi masalah emosional. Diskusi interaktif turut melibatkan peserta berbagi pengalaman dan sudut pandang mereka.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Fakultas Psikologi UNESA untuk menciptakan lingkungan akademik sehat serta mendukung kesehatan mental melalui edukasi dan solidaritas antar civitas. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang peduli dalam pencegahan risiko bunuh diri di kampus.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3, yaitu memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua usia, terutama melalui promosi kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri di lingkungan kampus.
Share It On: