Prestasi Membanggakan: Mahasiswa Psikologi M. Faiz Chishomuddin Lolos Bootcamp Nasional Antikorupsi SINTESIS KPK RI 2026
SURABAYA — Kabar membanggakan kembali datang dari sivitas akademika Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Salah satu mahasiswa kebanggaannya, M. Faiz Chishomuddin, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan dinyatakan lolos seleksi pada Program Bootcamp Nasional Antikorupsi SINTESIS yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) tahun 2026.
Program SINTESIS KPK RI merupakan wadah pelatihan dan pembinaan intensif yang dirancang secara khusus untuk mencetak pemuda-pemudi berintegritas tinggi agar siap menjadi agen perubahan (agent of change) dalam gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Untuk dapat menembus program bergengsi ini, Faiz harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat.
Keberhasilan Faiz ini mendapat apresiasi penuh dari jajaran pimpinan Fakultas Psikologi. Pencapaian ini diharapkan dapat memantik semangat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengambil peran aktif dalam isu-isu sosial dan kebangsaan, serta mengaplikasikan ilmu psikologi untuk membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan negara.
Prestasi yang diraih oleh M. Faiz Chishomuddin melalui keikutsertaannya dalam Bootcamp SINTESIS KPK RI 2026 ini merupakan manifestasi nyata dari dukungan mahasiswa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Keterlibatan aktif generasi muda dalam gerakan antikorupsi ini secara langsung mendukung terwujudnya Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (SDG 16), yang menitikberatkan pada pengurangan segala bentuk korupsi dan penyuapan, serta pembangunan institusi yang transparan dan akuntabel. Di samping itu, inisiatif ini juga selaras dengan pilar Pendidikan Bermutu (SDG 4). Hal ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya sebatas mencetak kecerdasan intelektual di dalam ruang kuliah, melainkan juga memfasilitasi pendidikan karakter, moral, dan integritas kepemimpinan yang esensial bagi pembangunan peradaban bangsa yang lebih baik.
Share It On: