Fakultas Psikologi UNESA Jalin Kerja Sama dengan Kelurahan Lidah Kulon
SURABAYA — Dalam upaya menguatkan peran Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Kelurahan Lidah Kulon, Kota Surabaya.
Momen penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan secara langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UNESA bersama Bunda PAUD Kelurahan Lidah Kulon. Kolaborasi ini menandai langkah proaktif perguruan tinggi dalam merangkul komunitas lokal guna memberikan dampak langsung yang terukur, mengingat kawasan Lidah Kulon berdekatan langsung dengan ekosistem kampus UNESA.
Dekan Fakultas Psikologi UNESA menyambut baik kolaborasi ini dan menyampaikan harapan optimisnya terhadap implementasi program ke depan. Kerja sama ini dinilai sebagai jembatan penting untuk menyalurkan keilmuan akademis agar dapat menjawab tantangan riil di masyarakat, terutama isu-isu terkait keluarga dan anak.
"Kami memiliki harapan besar bahwa penandatanganan kerja sama ini tidak hanya berhenti sebagai dokumen hitam di atas putih, tetapi mewujud dalam program-program pendampingan nyata yang bermanfaat bagi warga. Sinergi dengan Kelurahan Lidah Kulon, khususnya bersama Bunda PAUD, merupakan langkah strategis untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang suportif bagi tumbuh kembang anak serta kesehatan mental keluarga," ungkap Dekan Fakultas Psikologi UNESA dalam sambutannya.
Keterlibatan Bunda PAUD Kelurahan Lidah Kulon memegang peranan krusial dalam kesepakatan ini. Sebagai motor penggerak pendidikan dan kesejahteraan anak di tingkat kelurahan, kolaborasi dengan pakar serta akademisi dari Fakultas Psikologi UNESA diharapkan mampu memberikan pembekalan yang komprehensif.
Langkah konkret ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen UNESA dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Melalui fokus pada pendidikan anak usia dini, inisiatif ini berkontribusi langsung pada SDG 4 (Pendidikan Bermutu) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui dukungan terhadap kesehatan mental keluarga. Lebih dari itu, sinergi harmonis antara perguruan tinggi dan pemerintah di tingkat kelurahan ini merupakan representasi apik dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), di mana kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan masyarakat.
Share It On: