Alumni Psikologi UNESA Mahendra Adi Tyawardana Menapaki Karier di Dunia Perbankan
Mahendra Adi Tyawardana seorang alumni Psikologi UNESA
angkatan 2018 yang kini menapaki karier di dunia perbankan. Saat ini, ia
menjabat sebagai Relationship Manager Funding & Transaction (RMFT) di Bank
BRI Kantor Cabang Tanjung Perak, Surabaya. Di tengah kesibukannya bekerja,
Mahen juga tengah menempuh pendidikan Magister Manajemen di Universitas Hayam
Wuruk Perbanas Surabaya. Bagi Mahen, kesempatan untuk terus belajar sembari
berkarier adalah buah dari konsistensi dan dedikasi yang ia bangun sejak awal
meniti profesi
Perjalanan
karier Mahen dimulai tahun 2022 melalui Brilliant Banking Officer Program
(BPOP), sebuah jalur rekrutmen dan pengembangan yang mengantarkannya melewati
beberapa penempatan sebelum akhirnya menemukan posisinya saat ini. Ia mengawali
karier di bagian sumber daya manusia, kemudian berpindah ke bisnis support
sebagai analis data di segmen mikro, hingga kini menjabat sebagai RMFT.
Dalam pekerjaannya sebagai relationship manager, Mahen
banyak berinteraksi dengan nasabah. Ia berperan memberikan layanan sekaligus
membantu memenuhi kebutuhan nasabah dalam bidang finansial. “Tujuannya adalah
bagaimana saya bisa meningkatkan laba perusahaan, khususnya di bagian funding
dan transaksi,” ujarnya.
Salah satu pengalaman yang berkesan bagi Mahen adalah
ketika pencapaiannya dapat memenuhi target perusahaan. Atas kinerjanya
tersebut, ia pernah memperoleh penghargaan dari BRI yang turut mendukung
langkahnya untuk melanjutkan pendidikan S2 sembari tetap bekerja.
Ketertarikan Mahen terhadap psikologi bermula dari
keinginannya mempelajari ilmu yang berkaitan langsung dengan manusia. Ia
melihat psikologi sebagai bidang yang fleksibel dan sesuai dengan
ketertarikannya dalam berinteraksi dengan orang lain. Selain itu, luasnya
prospek lulusan psikologi menjadi salah satu pertimbangannya dalam memilih
program studi tersebut.
Ilmu yang diperoleh selama kuliah pun masih ia rasakan
manfaatnya dalam pekerjaan. Pemahaman mengenai psikologi komunikasi dan
psikologi konsumen membantunya memahami kebutuhan nasabah, membangun komunikasi
yang asertif, serta mengelola interaksi dengan berbagai karakter individu.
“Bagaimana cara meregulasi emosi nasabah supaya mereka
tetap bisa cerdas secara finansial, itu sebenarnya hal-hal yang dulu saya
pelajari tanpa sadar, dan ternyata sangat bermanfaat sampai sekarang,”
tuturnya.
Semasa kuliah, Mahen aktif berorganisasi di Ikatan
Mahasiswa (IMA) Psikologi UNESA dan terlibat dalam berbagai kegiatan psikologi
sosial di bawah bimbingan dosen. Ia juga secara mandiri mencari kesempatan
untuk mengikuti proses assessment di sejumlah biro psikologi. Berbagai
pengalaman tersebut menjadi ruang baginya untuk mengasah kemampuan komunikasi,
negosiasi, dan bekerja bersama orang lain.
Memasuki dunia kerja, Mahen menghadapi proses yang
membuatnya semakin memahami pentingnya kesiapan dalam membangun karier.
Pengalaman mencari pekerjaan setelah lulus menjadi salah satu proses yang
mendorongnya untuk kembali mengevaluasi kompetensi dan mempersiapkan diri
dengan lebih baik.
Baginya, proses tersebut menjadi pengingat bahwa
perjalanan karier membutuhkan konsistensi, kemauan untuk belajar, serta
keberanian untuk terus mencari peluang yang sesuai dengan kemampuan dan minat.
Mahen juga berharap mahasiswa dapat mulai mengenali minat dan arah yang ingin
dituju sejak masa kuliah. Menurutnya, setelah mengetahui bidang yang diminati,
mahasiswa perlu aktif mencari berbagai jalan untuk mencapai tujuan tersebut.
“Kita harus menemukan minat dan menentukan arah kita
ke depannya. Setelah itu, kita gali jalan sebanyak-banyaknya untuk mencapai itu.
Orang tua saya selalu mengajarkan bahwa apa pun yang sudah kita mulai, harus
kita jalani dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab sampai akhir.”
Sebagai alumni, Mahen berharap mahasiswa Psikologi
UNESA tidak membatasi diri pada satu pilihan karier. Pengalaman melalui
organisasi, magang, maupun kegiatan di luar kampus dapat menjadi bekal untuk
mengenali kemampuan sekaligus memperluas peluang di masa depan. Ia juga
mendorong mahasiswa untuk membangun relasi dengan alumni dan tidak ragu mencari
pengalaman baru.
Di tengah perjalanan kariernya, Mahen tetap memiliki
keinginan untuk mendalami psikologi secara profesional. Setelah menyelesaikan
studi magisternya, ia berencana melanjutkan pendidikan profesi psikolog dan
perlahan mewujudkan cita-citanya untuk memiliki biro psikologi sendiri.
Perjalanan Mahen Adi Tyawardana menunjukkan bahwa ilmu
psikologi dapat menjadi bekal untuk berkembang di berbagai bidang, termasuk
perbankan. Konsistensinya dalam membangun karier sekaligus melanjutkan
pendidikan sejalan dengan SDG 8: Decent Work and Economic Growth serta SDG 4:
Quality Education melalui pengembangan karier dan semangat belajar sepanjang
hayat.
Share It On: